Duta Besar Misi Permanen Republik Rakyat China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Wang Qun, berpidato di depan media saat dia meninggalkan hotel tempat pembicaraan nuklir tertutup dengan Iran berlangsung di Wina, Austria, Jumat, 9 April 2021.
Gov

Serangan terhadap fasilitas nuklir Iran membayangi pembicaraan AS dan Iran


Washington – Serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz Iran menimbulkan bayangan besar atas dimulainya kembali pembicaraan tidak langsung antara AS dan Iran mengenai kebangkitan perjanjian internasional yang membatasi program nuklir Iran.

Baik Iran maupun AS tidak mengatakan insiden itu akan merusak negosiasi. Tetapi serangan dan penghancuran sejumlah besar kemampuan pengayaan uranium Iran menambah ketidakpastian pada diskusi yang ditetapkan untuk Selasa di Wina.

Serangan itu memberi kedua belah pihak alasan untuk mengeraskan posisi mereka, namun masing-masing memiliki insentif untuk menjaga pembicaraan tetap pada jalurnya.

Iran ingin Washington mencabut sanksi yang telah berkontribusi merusak ekonominya, termasuk tindakan yang tidak terkait dengan program nuklirnya. Ia bersikeras bahwa sanksi dicabut sebelum kembali sesuai dengan perjanjian nuklir 2015 yang saat itu ditarik oleh Presiden Donald Trump dari AS pada 2018.

Bagi pemerintahan Biden, pembicaraan itu adalah pertaruhan berisiko tinggi bahwa hal itu dapat menyelamatkan apa yang dianggap oleh pemerintahan Obama sebagai salah satu pencapaian kebijakan luar negeri utamanya dan memperlambat program Iran, bahkan ketika para kritikus mengklaim kesepakatan itu telah memberi Iran jalan menuju senjata nuklir sebagai gantinya. menutupnya.

Di Persembahkan Oleh : Toto HK